Tingkatkan Metabolisme Tubuh dengan Kopi



Kopilelet - Di balik warna hitam pekat dan rasanya yang pahit, kopi justru menyimpan ragam khasiat.  

Dikutip dari The Independent, selain disebut sehat bagi jantung dan meningkatkan energi saat diminum pagi hari, ternyata kopi juga bisa menurunkan berat badan.  

Alasan di balik manfaat penurunan berat badan karena kopi dapat meningkatkan metabolisme.  "Secangkir kopi harian dapat membantu meningkatkan tingkat metabolisme, dengan merangsang thermogenesis, sehingga membantu membakar lebih banyak lemak,” ungkap ahli nutrisi Sarah Flower kepada The Express. 

Selain bermanfaat bagi metabolisme, kopi juga mengandung asam klorogenik (bantuan lain untuk menurunkan berat badan)—yang berfungsi memperlambat penyerapan karbohidrat dan mengurai lemak. 

Eits, tapi tunggu dulu, jangan langsung buru-buru menenggak habis kopi dalam sekejap.  

Karena, menurut Flower, tubuh jutsru menjadi kebal dari manfaat pembakaran lemak kopi yang diminum terlalu banyak.  

Flower lebih menyarankan minum satu hingga dua cangkir sehari untuk melihat hasil metabolisme, dan meminumnya di pagi hari. 

Penurunan berat badan bagi peminum kopi mungkin karena juga efek lain—mengurangi nafsu makan. Menurut Flower, kopi dapat merangsang thermogenesis, yang berarti mengurangi nafsu makan untuk sementara. 

Hasilnya, salah satu studi yang diterbitkan dalam International Journal of Epidemiology, yang mempelajari kebiasaan diet lebih dari 93.000 orang mengungkapkan, orang yang minum lebih banyak kopi memiliki risiko obesitas lebih rendah dan penurunan risiko diabetes tipe dua. 

Namun, penting untuk dicatat, penurunan berat badan hanya untuk peminum kopi hitam—bukan frapuccino, atau pun cappuccino yang ditambah gula atau krim. 

Kopi yang terlalu banyak mengandung susu atau gula justru memiliki efek berlawanan pada penurunan berat badan. Sebab, kalori tersembunyi dalam minuman berbasis kopi dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan peningkatan kadar insulin.